A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) NOMOR : 32 TAHUN 2024
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu memahami beberapa ayat Al-Qur’an dan hadis, beberapa cabang iman (syu'ab al-īmān), keterkaitan antara iman, Islam, dan ihsan, manfaat menghindari penyakit sosial, adab bermasyarakat, ketentuan dakwah, muamalah, hukum keluarga (al-aḥwāl al-syakhṣiyyah), dan peran tokoh Islam di dunia serta organisasi Islam di Indonesia. Capaian Pembelajaran setiap elemen mata pelajaran Agama Islam dan Budi Pekerti adalah sebagai berikut.
| Elemen | Capaian Pembelajaran |
| Al-Qur’an dan Hadis | Peserta didik memahami ayat Al-Qur’an dan hadis tentang pentingnya berpikir kritis, ilmu pengetahuan dan teknologi, memelihara kehidupan manusia, dan moderasi beragama. |
| Akidah | Peserta didik memahami beberapa cabang iman (syu'ab al-īmān), keterkaitan antara iman, Islam, dan ihsan. |
| Akhlak | Peserta didik memahami manfaat menghindari penyakit sosial; Memahami adab bermasyarakat dan etika digital dalam Islam. |
| Fikih | Peserta didik memahami ketentuan khotbah, tablig dan dakwah, muamalah, munakahat, dan mawāris. |
| Sejarah Peradaban Islam | Peserta didik memahami peran tokoh ulama dalam perkembangan peradaban Islam di dunia dan peran organisasi-organisasi Islam di Indonesia. |
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
Materi ini memiliki relevansi kuat dengan beberapa disiplin ilmu lain:
- Sejarah: Sebagai inti dari materi ini, membantu peserta didik memahami kronologi, tokoh, dan peristiwa penting.
- Geografi: Membantu peserta didik memetakan wilayah-wilayah persebaran Islam dan memahami pengaruh faktor geografis terhadap perkembangan peradaban.
- Sosiologi/Antropologi: Mempelajari interaksi sosial, kebudayaan, dan struktur masyarakat dalam peradaban Islam.
- Seni dan Budaya: Memahami peninggalan seni, arsitektur, dan warisan budaya lainnya dari peradaban Islam.
- Pendidikan Kewarganegaraan: Menumbuhkan semangat kebangsaan dan toleransi melalui pemahaman kontribusi peradaban Islam.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan pembelajaran ini akan dicapai dalam 4 pertemuan.
Pertemuan 1: Jejak Peradaban Islam di Asia (2 JP)
- Peserta didik mampu mengidentifikasi perkembangan peradaban Islam di wilayah Asia (misalnya Asia Tengah, India, Asia Tenggara, Tiongkok) dengan benar.
- Peserta didik mampu menyebutkan tokoh-tokoh penting dan peninggalan peradaban Islam di Asia dengan tepat.
- Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor kemajuan dan kemunduran peradaban Islam di Asia dengan kritis.
- Peserta didik mampu meneladani semangat kemajuan dan mengambil hikmah dari sejarah peradaban Islam di Asia.
Pertemuan 2: Jejak Peradaban Islam di Eropa (2 JP)
- Peserta didik mampu mengidentifikasi perkembangan peradaban Islam di wilayah Eropa (misalnya Andalusia, Sisilia, Balkan) dengan benar.
- Peserta didik mampu menyebutkan tokoh-tokoh penting dan peninggalan peradaban Islam di Eropa dengan tepat.
- Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor kemajuan dan kemunduran peradaban Islam di Eropa dengan kritis.
- Peserta didik mampu meneladani semangat kemajuan dan mengambil hikmah dari sejarah peradaban Islam di Eropa.
Pertemuan 3: Jejak Peradaban Islam di Afrika dan Australia (2 JP)
- Peserta didik mampu mengidentifikasi perkembangan peradaban Islam di wilayah Afrika (misalnya Afrika Utara, Afrika Barat) dan Australia dengan benar.
- Peserta didik mampu menyebutkan tokoh-tokoh penting dan peninggalan peradaban Islam di Afrika dan Australia dengan tepat.
- Peserta didik mampu menganalisis faktor-faktor kemajuan dan kemunduran peradaban Islam di Afrika dan Australia dengan kritis.
- Peserta didik mampu meneladani semangat kemajuan dan mengambil hikmah dari sejarah peradaban Islam di Afrika dan Australia.
Pertemuan 4: Refleksi dan Komparasi Peradaban Islam di Berbagai Benua (2 JP)
- Peserta didik mampu membandingkan karakteristik peradaban Islam di berbagai benua (Asia, Eropa, Afrika, Australia) berdasarkan faktor-faktor kemajuan, kemunduran, dan peninggalan.
- Peserta didik mampu menyajikan hasil analisis komparatif peradaban Islam di berbagai benua secara kreatif dan komunikatif.
- Peserta didik mampu menginternalisasi nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan semangat kemajuan dari seluruh materi perkembangan peradaban Islam di dunia.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Topik pembelajaran kontekstual akan berfokus pada:
- Mempelajari arsitektur masjid-masjid kuno yang ikonik di berbagai benua sebagai bukti peradaban (misalnya Masjid Cordoba, Alhambra, Masjid Raya Xi'an, Masjid Djenné).
- Menganalisis peran tokoh-tokoh ilmuwan Muslim dari berbagai wilayah dalam kemajuan ilmu pengetahuan (misalnya Ibnu Rusyd di Andalusia, Ibnu Sina di Asia Tengah).
- Menyelidiki pengaruh Islam terhadap bahasa, seni, dan kebudayaan lokal di wilayah-wilayah yang menjadi pusat peradaban Islam.
- Mempelajari bagaimana Islam masuk dan berkembang di suatu wilayah (jalur perdagangan, dakwah, penaklukan) serta dampaknya terhadap masyarakat setempat.
- Menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan berakhirnya atau kemunduran peradaban Islam di suatu wilayah dan pelajaran yang dapat diambil.
- Melihat kondisi Muslim saat ini di berbagai belahan dunia sebagai kelanjutan dari jejak sejarah.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
PERTEMUAN 1: JEJAK PERADABAN ISLAM DI ASIA
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Berkesadaran (Mindful): Guru memulai dengan menampilkan gambar atau video singkat tentang peninggalan peradaban Islam di Asia (misalnya Taj Mahal, Masjid Cheng Ho, atau ilustrasi kota Baghdad di masa kejayaan). Guru bertanya: "Apa yang kalian rasakan saat melihat gambar-gambar ini? Apa yang terpikirkan tentang peradaban Islam di masa lalu?" Pertanyaan ini mengajak peserta didik untuk merenung dan mengaktifkan rasa ingin tahu.
- Bermakna (Meaningful): Mengaitkan gambar dengan warisan budaya dan keilmuan Islam yang besar, menekankan bahwa Islam memiliki sejarah panjang dan kaya di berbagai belahan dunia.
- Menggembirakan (Joyful): Guru dapat memberikan teka-teki singkat tentang lokasi peninggalan sejarah atau tokoh penting dari peradaban Islam.
- Guru melakukan asesmen diagnostik singkat (misal melalui pertanyaan lisan atau polling) tentang pengetahuan dasar sejarah Islam dan geografi Asia.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
KEGIATAN INTI (60 MENIT)
- Memahami (Understanding): Guru menyajikan peta dunia dan menyoroti wilayah Asia. Guru memberikan pengantar singkat tentang jalur penyebaran Islam ke Asia. Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (diferensiasi proses: kelompok heterogen berdasarkan minat atau gaya belajar, misalnya kelompok visual, kelompok pembaca, kelompok pendengar). Setiap kelompok diberi tugas untuk melakukan riset singkat (menggunakan buku teks, e-book, atau sumber daring) tentang perkembangan peradaban Islam di sub-wilayah Asia tertentu (misalnya, Asia Tengah, India, Asia Tenggara, Tiongkok). Fokus pada tokoh penting, peninggalan, serta faktor kemajuan dan kemunduran.
- Mengaplikasi (Applying): Setiap kelompok diminta untuk menyajikan hasil riset mereka dalam bentuk yang kreatif (diferensiasi produk: bisa berupa infografis digital, poster manual, presentasi singkat, atau bahkan drama/sketsa singkat). Guru berkeliling, membimbing, dan memberikan sumber tambahan jika diperlukan. Setelah presentasi, kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya atau memberikan tanggapan.
- Merefleksi (Reflecting): Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang pelajaran apa yang dapat diambil dari sejarah peradaban Islam di Asia. "Bagaimana peradaban Islam di Asia menunjukkan nilai-nilai Islam?" "Apa saja faktor yang menyebabkan kemajuan dan kemunduran peradaban Islam di sana?" Peserta didik diminta untuk menuliskan satu hal yang paling menginspirasi dari peradaban Islam di Asia.
KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)
- Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan poin-poin penting tentang peradaban Islam di Asia.
- Umpan Balik Konstruktif: Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi kelompok dan partisipasi diskusi.
- Peserta didik mengisi "jurnal refleksi singkat" tentang pemahaman mereka dan perasaan mereka setelah belajar sejarah peradaban Islam di Asia.
- Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru memberikan gambaran tentang materi selanjutnya (Islam di Eropa).
PERTEMUAN 2: JEJAK PERADABAN ISLAM DI EROPA
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Berkesadaran (Mindful): Guru menampilkan video atau gambar tentang Alhambra di Spanyol atau Masjid Cordoba. Guru bertanya: "Apa yang membuat peradaban Islam bisa mencapai Eropa? Bagaimana dampaknya terhadap Eropa saat itu?" Pertanyaan ini menstimulasi pemikiran kritis tentang interaksi budaya.
- Bermakna (Meaningful): Menekankan bahwa peradaban Islam tidak terbatas pada Timur Tengah, tetapi menyebar dan memberikan kontribusi besar di Eropa.
- Menggembirakan (Joyful): Guru bisa menggunakan fitur "virtual tour" dari Google Maps untuk menjelajahi situs-situs bersejarah Islam di Eropa.
- Guru mereview singkat materi sebelumnya.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
KEGIATAN INTI (60 MENIT)
- Memahami (Understanding): Guru menyajikan peta dan menyoroti wilayah Eropa (khususnya Andalusia, Sisilia, dan Balkan). Guru menjelaskan jalur masuk Islam ke Eropa. Peserta didik kembali dibagi dalam kelompok atau melanjutkan kelompok sebelumnya. Setiap kelompok fokus pada perkembangan peradaban Islam di sub-wilayah Eropa tertentu (misalnya, Andalusia, Sisilia dan Italia Selatan, atau wilayah Balkan). Riset difokuskan pada kontribusi ilmiah, seni, arsitektur, dan faktor kemunduran.
- Mengaplikasi (Applying): Setiap kelompok diminta untuk membuat "museum virtual" mini dengan mengumpulkan gambar-gambar peninggalan, biografi tokoh, dan narasi singkat tentang peran peradaban Islam di wilayah Eropa yang mereka teliti. Ini dapat dibuat menggunakan Google Slides, Sway, atau bahkan website sederhana. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan "museum virtual" mereka kepada kelompok lain atau di depan kelas. Guru memberikan bimbingan dan fasilitasi.
- Merefleksi (Reflecting): Diskusi kelas: "Mengapa peradaban Islam di Andalusia bisa begitu gemilang?" "Apa pelajaran yang bisa kita ambil dari keruntuhan peradaban Islam di Andalusia?" "Bagaimana Islam memengaruhi Renaisans di Eropa?" Peserta didik menuliskan tiga kontribusi terbesar peradaban Islam di Eropa menurut pandangan mereka.
KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)
- Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan pembelajaran tentang peradaban Islam di Eropa.
- Umpan Balik Konstruktif: Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dalam penyajian "museum virtual" dan memberikan masukan.
- Peserta didik menjawab pertanyaan singkat di Kahoot/Quizizz untuk menguji pemahaman.
- Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru mengumumkan materi untuk pertemuan berikutnya (Islam di Afrika dan Australia).
PERTEMUAN 3: JEJAK PERADABAN ISLAM DI AFRIKA DAN AUSTRALIA
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Berkesadaran (Mindful): Guru menampilkan gambar atau video tentang arsitektur kuno di Timbuktu atau cerita tentang para pelaut Muslim yang mencapai Australia. Guru bertanya: "Bagaimana Islam bisa sampai ke wilayah sejauh Afrika dan bahkan Australia? Apa tantangannya?" Ini memancing rasa ingin tahu tentang adaptasi Islam di wilayah baru.
- Bermakna (Meaningful): Menunjukkan bahwa Islam adalah agama universal yang bisa berkembang di berbagai konteks geografis dan budaya.
- Menggembirakan (Joyful): Guru bisa memulai dengan permainan "tebak benua" berdasarkan petunjuk tentang tokoh atau lokasi Islam.
- Guru mereview singkat materi sebelumnya.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
KEGIATAN INTI (60 MENIT)
- Memahami (Understanding): Guru menyajikan peta dan menyoroti wilayah Afrika dan Australia. Guru memberikan gambaran singkat tentang jalur penyebaran Islam dan karakteristik umum di benua ini. Peserta didik dibagi menjadi dua kelompok besar: satu kelompok fokus pada Afrika, satu kelompok fokus pada Australia. Di dalam kelompok besar, bisa dibagi lagi menjadi sub-kelompok yang lebih kecil (diferensiasi proses). Riset berfokus pada awal mula Islam, perkembangan, tokoh penting, dan peninggalan di masing-masing benua, serta kontribusi unik dari peradaban Islam di sana.
- Mengaplikasi (Applying): Setiap kelompok (Afrika dan Australia) diminta untuk membuat "diorama naratif" (bisa dalam bentuk digital menggunakan aplikasi presentasi atau fisik dengan kolase gambar) yang menceritakan perjalanan dan perkembangan peradaban Islam di benua mereka. Narasi harus jelas, informatif, dan menarik. Kelompok kemudian saling bertukar "diorama naratif" dan memberikan umpan balik (peer feedback). Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan klarifikasi.
- Merefleksi (Reflecting): Diskusi kelas: "Apa perbedaan dan persamaan dalam cara Islam menyebar di Afrika dan Australia dibandingkan dengan Asia dan Eropa?" "Apa kontribusi yang paling menonjol dari peradaban Islam di Afrika?" "Bagaimana kita bisa belajar dari ketahanan umat Islam di wilayah-wilayah yang mayoritas non-Muslim?" Peserta didik menuliskan nilai-nilai moral atau spiritual yang mereka dapatkan dari kisah peradaban Islam di Afrika dan Australia.
KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)
- Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan pembelajaran tentang peradaban Islam di Afrika dan Australia.
- Umpan Balik Konstruktif: Guru memberikan apresiasi atas hasil "diorama naratif" dan mendorong untuk terus mengeksplorasi.
- Peserta didik menjawab refleksi singkat menggunakan Mentimeter tentang "Apa yang paling mengejutkan atau paling menarik dari pembelajaran hari ini?".
- Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru memberitahu bahwa pertemuan terakhir adalah sesi komparasi dan refleksi keseluruhan.
PERTEMUAN 4: REFLEKSI DAN KOMPARASI PERADABAN ISLAM DI BERBAGAI BENUA
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Berkesadaran (Mindful): Guru menampilkan "word cloud" dari semua kata kunci yang telah dipelajari dalam tiga pertemuan sebelumnya. Guru bertanya: "Bagaimana semua kata ini saling berhubungan? Apa benang merah dari seluruh perjalanan peradaban Islam yang telah kita pelajari?" Ini mendorong peserta didik untuk melihat gambaran besar.
- Bermakna (Meaningful): Menekankan bahwa peradaban Islam adalah satu kesatuan yang besar, meskipun tersebar di berbagai wilayah dengan karakteristik unik.
- Menggembirakan (Joyful): Guru bisa memulai dengan kuis interaktif yang merangkum semua materi dari pertemuan sebelumnya.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
KEGIATAN INTI (60 MENIT)
- Memahami (Understanding): Guru memberikan "Diagram Venn" atau "Tabel Komparasi" yang kosong. Peserta didik secara individu atau berpasangan diminta untuk mengisi diagram/tabel tersebut dengan membandingkan peradaban Islam di Asia, Eropa, Afrika, dan Australia berdasarkan kriteria tertentu (misalnya: jalur masuk, kontribusi utama, tokoh penting, faktor kemajuan/kemunduran).
- Mengaplikasi (Applying): Setelah mengisi diagram/tabel, peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan temuan mereka. Setiap kelompok kemudian diminta untuk membuat "Pohon Hikmah Peradaban Islam Dunia" (bisa di kertas besar atau digital). Akar pohon berisi nilai-nilai dasar Islam, batang berisi faktor-faktor kemajuan peradaban, dan dahan/ranting berisi contoh-contoh peninggalan/tokoh dari masing-masing benua, serta daun-daun berisi hikmah/pelajaran yang dapat diambil. (diferensiasi produk) Beberapa kelompok mempresentasikan "Pohon Hikmah" mereka dan menjelaskan makna dari setiap bagian.
- Merefleksi (Reflecting): Diskusi kelas yang dipimpin guru: "Bagaimana peradaban Islam, meskipun berbeda di berbagai benua, memiliki kesamaan prinsip dasar?" "Apa relevansi peradaban Islam masa lalu bagi tantangan umat Islam masa kini?" "Bagaimana kita bisa berkontribusi pada kemajuan peradaban Islam di masa depan?" Peserta didik diminta untuk menuliskan satu komitmen pribadi tentang bagaimana mereka akan menjaga dan mengembangkan warisan peradaban Islam.
KEGIATAN PENUTUP (15 MENIT)
- Guru membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan menyeluruh tentang pentingnya mempelajari sejarah peradaban Islam dan relevansinya bagi kehidupan mereka.
- Umpan Balik Konstruktif: Guru memberikan apresiasi atas seluruh proses belajar dan produk yang dihasilkan. Guru juga memberikan umpan balik umum tentang pencapaian tujuan pembelajaran dan area yang masih bisa ditingkatkan.
- Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Peserta didik terlibat dalam perencanaan pembelajaran selanjutnya dengan memberikan masukan tentang topik yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut. Guru juga memberikan tugas mandiri sebagai penguatan.