🕌 Kembali ke Beranda

📘 Bab 7 – Ilmu Kalam
Pendidikan Agama Islam Kelas XII (SMA/SMK)

1. Pengertian Ilmu Kalam

• Secara bahasa (etimologi):

→ Ilmu Kalam berarti pembicaraan yang rasional dan logis mengenai akidah.

• Secara istilah (terminologi):

Ilmu yang membahas masalah ketuhanan, keimanan, dan akidah Islam dengan menggunakan dalil naqli (Al-Qur’an & Hadis) serta aqli (rasional/logika).

Ilmu kalam juga disebut:

• Menurut para ahli:

2. Ruang Lingkup Ilmu Kalam

  1. Ilahiyat → tentang Allah: wujud, nama, dan sifat-sifat-Nya.
  2. Nubuwwat → tentang nabi dan rasul, kitab-kitab, mukjizat, karamah.
  3. Ruhaniyat → tentang malaikat, jin, iblis, roh, dll.
  4. Sami’at → tentang hal gaib yang hanya diketahui lewat dalil naqli: barzakh, azab kubur, kiamat, surga, neraka.

3. Sumber Ilmu Kalam

  1. Al-Qur’an → ayat-ayat tentang ketuhanan (QS. Al-Ikhlas:1–4, QS. Asy-Syura:11, QS. Al-Furqan:59).
  2. Hadis → penjelasan Nabi tentang iman, Islam, ihsan, serta prediksi munculnya firqah-firqah (golongan) dalam Islam.
  3. Pemikiran manusia → kemampuan akal untuk berpikir (tafakkur, tadabbur).
  4. Insting/fitrah → dorongan alami untuk meyakini adanya Tuhan.

4. Metodologi Ilmu Kalam

Dari sini lahir dua corak pemikiran:

5. Tujuan Ilmu Kalam

  1. Menolak akidah yang sesat.
  2. Menguatkan iman dengan pendekatan filosofis dan logis.
  3. Memperkokoh sistem nilai Islam (iman, Islam, ihsan).
  4. Menjawab tantangan pemikiran teologi dari luar Islam.

6. Manfaat Mempelajari Ilmu Kalam

  1. Memperkuat pengetahuan agama → QS. Al-A’raf:52.
  2. Menjadi benteng dari penyimpangan → QS. Al-Baqarah:257.
  3. Membentuk pribadi istiqamah (konsisten) → QS. Al-Ahqaf:13.

✅ Kesimpulan

Ilmu Kalam adalah fondasi penting untuk memperkuat akidah umat Islam. Ia menggunakan dalil wahyu dan logika sehingga umat tidak mudah terjerumus ke dalam pemikiran yang menyimpang.

🕌 Kembali ke Beranda