Kembali ke Beranda

📘 Materi Ajar PAI & Budi Pekerti

Bab 1: Sabar dalam Musibah dan Ujian
Kelas XII – 5 Pertemuan (2 × 45 menit)

🎥 Video Pembuka (Pertemuan 1)
Pertemuan 1 – Memahami Konsep Sabar dan Dalilnya

Tujuan Pembelajaran

  • Siswa mampu menjelaskan arti sabar dari segi bahasa dan istilah.
  • Siswa mampu menyebutkan jenis-jenis sabar.
  • Siswa mampu membaca dan memahami makna QS. Al-Baqarah/2:153 dan 155.
  • Siswa mampu menghubungkan konsep sabar dengan hadis Rasulullah ﷺ.

Materi

  1. Pengertian Sabar
    • Bahasa: berasal dari kata ṣabara (menahan diri, tabah).
    • Istilah: kemampuan menahan diri dari hal-hal yang dilarang, tabah dalam menghadapi musibah, dan tekun dalam ketaatan.
  2. Jenis Sabar
    1. Sabar dalam ketaatan.
    2. Sabar menjauhi maksiat.
    3. Sabar menghadapi ujian dan musibah.
  3. Dalil Al-Qur’an
    • QS. Al-Baqarah/2:153
    • QS. Al-Baqarah/2:155
  4. Hadis Nabi ﷺ
    • HR. Muslim: “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin… jika mendapat kesenangan, ia bersyukur; jika ditimpa musibah, ia bersabar.”

Aktivitas

  • Diskusi kelas: Apa contoh sabar yang pernah kalian lakukan?
  • Membaca ayat secara bergiliran.
  • Refleksi pribadi: pengalaman musibah yang membuat kalian belajar sabar.
Pertemuan 2 – Memahami Kandungan Ayat dan Hadis

Tujuan Pembelajaran

  • Siswa mampu menganalisis makna QS. Al-Baqarah/2:153 dan 155.
  • Siswa mampu membedakan macam-macam sabar dalam kehidupan sehari-hari.
  • Siswa mampu mengaitkan sabar dengan pengalaman hidup nyata.

Materi

  1. Kandungan QS. Al-Baqarah/2:153
    • Sabar dan salat sebagai penolong.
    • Allah senantiasa bersama orang sabar.
  2. Kandungan QS. Al-Baqarah/2:155
    • Musibah adalah ujian hidup.
    • Kesabaran menghasilkan pahala dan kabar gembira.
  3. Macam-macam Sabar dalam Kehidupan
    • Sabar belajar meski sulit.
    • Sabar menjaga emosi ketika diejek.
    • Sabar menerima kehilangan.
  4. Studi Kasus Diskusi
    • Siswa gagal ujian.
    • Keluarga terkena bencana alam.

Aktivitas

  • Diskusi kelompok dengan kasus nyata.
  • Presentasi kelompok.
  • Menulis contoh pribadi “sabar” di buku jurnal.
Pertemuan 3 – Menganalisis Hikmah dan Implementasi

Tujuan Pembelajaran

  • Siswa mampu menyebutkan hikmah sabar.
  • Siswa mampu meneladani kisah orang-orang sabar.
  • Siswa mampu mempraktikkan sikap sabar melalui role play.

Materi

  1. Hikmah Bersabar
    • Mendapat pahala besar (QS. Az-Zumar:10).
    • Hati lebih tenang dan tidak gegabah.
    • Menumbuhkan sikap pemaaf.
    • Membentuk pribadi tangguh.
  2. Kisah Teladan
    • Nabi Ayyub a.s. (sakit & kehilangan harta).
    • Rasulullah ﷺ di Thaif.
  3. Role Play
    • Drama singkat tentang tokoh sabar.

Aktivitas

  • Membaca kisah Nabi Ayyub a.s. bersama-sama.
  • Role play: kelompok memerankan kisah sabar.
  • Diskusi reflektif: hikmah dari kisah tersebut.
Pertemuan 4 – Proyek Kreatif tentang Sabar

Tujuan Pembelajaran

  • Siswa mampu menuangkan pemahaman sabar dalam karya kreatif.
  • Siswa mampu bekerja sama dalam kelompok.
  • Siswa mampu menyajikan proyek tentang sabar.

Bentuk Proyek

  • Infografis: jenis sabar dan dalilnya.
  • Video pendek: cerita inspiratif sabar.
  • Monolog/Drama: kisah nyata orang yang sabar.

Aktivitas

  • Brainstorming ide proyek.
  • Membuat rancangan dan pengerjaan proyek.
  • Menyusun laporan singkat tentang isi proyek.
Pertemuan 5 – Refleksi dan Internalisasi Nilai

Tujuan Pembelajaran

  • Siswa mampu mempresentasikan hasil proyek.
  • Siswa mampu memberikan apresiasi terhadap karya teman.
  • Siswa mampu melakukan refleksi pribadi dan menuliskan komitmen.

Aktivitas

  1. Presentasi Proyek
    • Setiap kelompok tampil.
    • Teman memberi apresiasi.
  2. Diskusi Refleksi Akhir
    • Apa manfaat sabar yang kalian rasakan?
    • Bagaimana sabar bisa diterapkan di rumah/sekolah?
  3. Komitmen Pribadi
    • Menulis kalimat janji pribadi.
    • Contoh: “Saya berkomitmen untuk lebih sabar dalam menghadapi kritik.”
  4. Penutup
    • Guru memberikan apresiasi.
    • Kesimpulan: sabar adalah kunci sukses dunia-akhirat.
    • Pengantar bab berikutnya.