Penilaian Hukum Waris Islam

Pertemuan 1–4: Dasar Hukum, Ahli Waris, Perhitungan, dan Hikmah
Waktu Tersisa: 60:00

1. Dasar hukum utama kewarisan dalam Islam terdapat dalam …

2. Rukun kewarisan salah satunya adalah …

3. Syarat terjadinya kewarisan adalah …

4. Yang termasuk sebab kewarisan dalam Islam adalah …

5. Orang yang membunuh pewarisnya tidak berhak menerima warisan. Hal ini termasuk …

6. Ashabul furud adalah ahli waris yang …

7. Contoh ahli waris ashabul furud adalah …

8. Ahli waris ashabah adalah …

9. Seorang istri yang ditinggal wafat suaminya tanpa memiliki anak akan mendapat bagian …

10. Seorang suami yang ditinggal wafat istrinya tanpa anak berhak mendapat …

11. Seorang laki-laki meninggal dunia meninggalkan istri dan seorang anak laki-laki. Bagian istri adalah …

12. Seorang perempuan wafat meninggalkan suami dan dua anak perempuan. Bagian suami adalah …

13. Seorang pewaris meninggalkan ibu, ayah, dan seorang anak laki-laki. Bagian ayah adalah …

14. Jika jumlah bagian ahli waris lebih besar daripada harta yang tersedia, maka terjadi kasus …

15. Jika ada kelebihan harta setelah pembagian kepada ahli waris furud, maka harta itu kembali kepada ahli waris. Hal ini disebut …

16. Hikmah utama disyariatkannya hukum waris dalam Islam adalah …

17. Adab dalam pembagian waris di antaranya adalah …

18. Salah satu nilai penting dalam pembagian waris adalah …

19. Seorang anak membagi warisan sesuai syariat tetapi dengan sikap arogan. Apa yang hilang dari pembagian waris tersebut?

20. Refleksi pribadi dalam pembagian waris bertujuan agar …

Soal Esai HOTS (Studi Kasus)

1. Seorang ayah wafat meninggalkan seorang istri, dua anak laki-laki, dan satu anak perempuan. Buatlah analisis pembagian harta warisan sesuai ketentuan syariat Islam!

2. Dalam satu keluarga, seorang anak menuntut bagian lebih besar daripada saudaranya karena merasa lebih berjasa. Evaluasilah kasus ini berdasarkan hikmah keadilan dalam hukum waris Islam.

3. Jika seorang pewaris terbukti dibunuh oleh salah satu ahli warisnya, bagaimana kedudukan pelaku dalam pembagian harta? Analisislah dengan dalil naqli!

4. Seorang ibu meninggal meninggalkan suami, satu anak perempuan, dan satu cucu laki-laki dari anak yang sudah wafat. Tentukan pembagian warisnya dan jelaskan alasanmu!

5. Dalam sebuah keluarga, ahli waris sepakat membagi warisan tidak sesuai syariat demi “kebersamaan”. Bagaimana kamu menilai tindakan tersebut?

6. Ada kasus seorang saudara menolak menerima warisan karena ingin mengalah kepada saudaranya yang lain. Analisislah, apakah ini dibolehkan dalam Islam?

7. Buatlah contoh kasus sederhana yang mengandung aul, lalu tunjukkan cara penyelesaiannya!

8. Seorang siswa berpendapat bahwa hukum waris Islam lebih adil dibandingkan hukum adat karena sudah jelas dalil dan aturannya. Berikan argumen kritis untuk mendukung pendapat ini!

9. Dalam pembagian waris, sering muncul konflik antar saudara. Bagaimana adab dan nilai-nilai Islam bisa menjadi solusi untuk menghindari konflik tersebut?

10. Bayangkan kamu diminta membuat rencana aksi pribadi dalam konteks pengelolaan harta warisan. Tulis langkah-langkah yang akan kamu lakukan agar sesuai dengan nilai keadilan dan kearifan Islam.